PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH KRAMAT JATI

Milad Muhammadiyah ke-113 Pimpinan Cabang Muhammdiyah Kramat Jati di Meriahkan dengan Forum Diskusi Dengan Tema “Sekolah Rukun: Ramah Anak, Anti Bullying, SARA, Terorisme, dan Hoaks

Oleh

November 15, 2025

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kramat Jati menggelar peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 dengan mengusung tema “Sekolah Rukun: Ramah Anak, Anti Bullying, SARA, Terorisme, dan Hoax”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Muhammadiyah dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta mampu menjawab tantangan sosial di era digital.

Acara dihadiri guru, pegawai, tokoh masyarakat, narasumber, dan keluarga besar Muhammadiyah Kramat Jati sebagai bagian dari spirit syiar Islam berkemajuan, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati H. Abdul Aziz, S.Ag. menyampaikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter, keberanian moral, serta penyadaran terhadap isu-isu sosial yang berkembang pesat. Karena itu, tema Milad tahun ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pencegahan kekerasan, intoleransi, perundungan, hoaks, dan ancaman ideologi kekerasan.

Berbagai pihak strategis dihadirkan untuk memberikan perspektif menyeluruh sesuai bidang dan keahliannya.

Kegiatan Milad ke-113 ini menghadirkan narasumber lintas bidang yang memberikan materi sesuai pendekatan hukum, pendidikan, keagamaan, hingga keamanan nasional. Mereka adalah:

1. AKP Sri Yatmini, S.H.

Kanit PPA Satreskrim Polres Jakarta Timur
Membawakan materi mengenai perlindungan anak, penanganan kasus bullying, serta upaya penegakan hukum terhadap kekerasan di lingkungan sekolah.

2. Assoc. Prof. K.H. Didi Supandi, Lc., M.Ag.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Timur
Memberikan perspektif keagamaan tentang pentingnya membangun kerukunan umat, menghormati perbedaan, dan menghindari ujaran kebencian berbasis SARA.

3. Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd.

Wakil Rektor II Universitas Prof. Dr. Hamka (UHAMKA)
Menjelaskan peran pendidikan sebagai pilar utama literasi digital, pembentukan karakter, serta upaya pencegahan hoaks di kalangan pelajar.

4. Syahrul Ramadhan, S.H., M.H.

Kepala Kantor Lembaga Bantuan Hukum (KLBH) Muhammadiyah Kramat Jati
Menyampaikan pentingnya kesadaran hukum bagi siswa, guru, dan orang tua, serta pencegahan kekerasan berbasis pelanggaran hak.

5. IPDA Muhammad Audi Aqshal Afandi, S.Pd.

Katim 3 Subdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri
Menjelaskan ancaman penyebaran ideologi kekerasan di era digital serta strategi pencegahan radikalisme melalui edukasi dan kewaspadaan komunitas sekolah.

6. H. Ahmad Ridwan, S.E., M.M.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Timur
Membawakan materi mengenai praktik nyata kerukunan antarpemeluk agama dan peran sekolah dalam memelihara keharmonisan sosial.

7. W. Handoyo, S.Pd.

Kasi SMA, Kursus, dan Pelatihan Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur
Memberikan pengarahan tentang kebijakan pendidikan terkait sekolah ramah anak dan implementasi anti perundungan di satuan pendidikan.

8. Haris Fatwa Dinal Maula

Analis Kebijakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
Menyampaikan tantangan infiltrasi terorisme dan ekstremisme, serta bagaimana sekolah dapat menjadi benteng moderasi beragama.

Seluruh narasumber sepakat bahwa sekolah harus menjadi ruang aman (safe space) bagi anak-anak. Lingkungan pendidikan harus terbebas dari:

  • kekerasan fisik dan verbal,
  • diskriminasi SARA,
  • paparan paham kekerasan,
  • serta informasi palsu (hoaks) yang dapat menyesatkan peserta didik.

Sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan program Sekolah Rukun yang dicanangkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati.

Momentum Milad ke-113 ini kembali mengingatkan bahwa Muhammadiyah telah lebih dari satu abad menjadi pelopor dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sekolah yang mencerahkan, modern, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.

Kegiatan ini diharapkan membawa semangat baru bagi guru, siswa, orang tua, dan seluruh warga Muhammadiyah untuk bersama-sama menciptakan budaya sekolah yang harmonis, damai, dan berbasis nilai Islam berkemajuan.

Bagikan:

Tags

Leave a Comment